Terbang – Pemain Persipura Jayapura, Yustinus Pae saat berdel dengen pemain Borneo FC Torres dalam lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/3). ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Kekalahan 2-0 Persipura Jayapura atas tuan rumah Borneo FC pada lanjutan pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/3), menegaskan Borneo FC bukanlah lawan yang mudah dikalahkan oleh tim Mutiara Hitam. 

Dari tujuh pertemuan kedua tim di kancah sepak bola tanah air sejak 2017 silam, kedua tim sama-sama menorehkan catatan sama kuat. Persipura hanya mampu menang dua kali, kalah dua kali dan seri 3 kali, begitu sebaliknya dengan Borneo FC.

Kekalahan ini juga merupakan kekalahan perdana tim Mutiara Hitam musim ini. Boaz Solossa dan kolega gagal melanjutkan tren positif mereka usai meraih kemenangan atas PSIS Semarang di laga perdana. 

Sang juru taktik Mutiara Hitam, Jacksen F. Tiago mengatakan, bahwa bermain 10 orang ketika Arthur Cunha diganjar kartu merah ketika pertandingan baru berjalan 9 menit menjadi faktor utama timnya tidak mampu tampil maksimal. 

“Sayang sekali kita dapat kartu merah yang terlalu cepat, itu sangat mempengaruhi rencana kita dalam bekerja selama 81 menit dengan 10 orang,” ungkap Jacksen kepada awak media usai pertandingan. 

Meski begitu, pelatih berpaspor Brasil itu tetap memuji penampilan pemainnya yang tetap berjuang hingga 90 menit. 

“Tapi saya tetap memberikan apresiasi pemain saya yang berusaha sampai menit terakhir. Kita pasti kecewa karena kalah, tapi saya berikan apresiasi kepada tim yang berjuang dari awal sampai menit akhir,” ujarnya. 

Sebelumnya pelatih berusia 51 tahun itu telah membeberkan, bahwa menghadapi Pesut Etam julukan Borneo di markasnya memang bukan perkara mudah bagi timnya. (eri/gin).