Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)

*45 Kasus Positif Baru dari Kota Jayapura

JAYAPURA-Tambahan 51 kasus baru kembali terjadi di Papua, Kamis (25/6) kemarin. Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., bahwa tambahan 51 kasus positif baru. Dari jumlah tersebut 45 kasus di Kota Jayapura, 4 kasus di Mimika, dan 2 kasus di Kabupaten Jayapura.

“PDP kita juga bertambah sebanyak 9 pasien di mana 1 dari Mimika, dan 8 dari Kota Jayapura. Selain itu, ODP bertambah 127 orang, di antaranya 4 dari Jayawijaya, 39 dari Mimika, 4 dari Boven Digoel, 1 dari Yahukimo, 76 dari Tolikara, dan 3 dari Kota Jayapura,” bebernya. 

Tidak sampai di situ, diketahui juga bahwa kasus sembuh bertambah 26 kasus di antaranya 12 kasus di Kota Jayapura, 9 kasus di Mimika, 3 kasus di Keerom, dan 2 kasus di Kabupaten Jayapura.

“Untuk pasien sembuh, kami sampaikan apresiasi yang tinggi bagi seluruh petugas kesehatan yang telah berjuang maksimal, sehingga adanya 26 tambahan kasus sembuh. Khusus petugas kesehatan di Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Kota Jayapura,  kami berpesan untuk selalu semangat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tidak lengah dalam mengenakan APD serta mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Dengan demikian, kasus positif kumulatif di Papua telah mencapai 1.602 kasus. Dari jumlah tersebut 813 pasien masih menjalani perawatan dirawat, 773 pasien dinyatakan sembuh, dan 16 pasien meninggal dunia. Adapun ODP berjumlah 3.271, PDP sebanyak 242, dan pemeriksaan PCR mencapai 12.401 sampel.

Terkait penanganan Covid-19 di Kota Jayapura, dr. Silwanus Sumule menyebutkan sejumlah dukungan dari Pemprov Papua terhadap Pemkot Jayapura.

“Pertama, kita memiliki delapan rumah sakit di Kota Jayapura, di antaranya tiga rumah sakit Pemprov Papua, dan lima rumah sakit mitra. Semua rumah sakit ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Papua yang mana dukungan ini sudah diberikan dari jauh hari sebelumnya,” ungkapnya, kemarin.

Kemudian, Pemprov Papua juga memberikan pendampingan kepada pemerintah kabupaten/kota di Papua. Termasuk di antaranya Pemkot Jayapura dalam penanganan Covid-19 di daerahnya.

“Dukungan terhadap penyediaan alat rapid test juga diberikan oleh Pemprov Papua. Termasuk dukungan di mana semua hasil reaktif rapid test dari Kota Jayapura dapat diperiksa di Labkesda maupun Litbangkes,” tandasnya,

Tidak ketinggalan, semua petugas kesehatan yang bekerja di delapan rumah sakit rujukan di Kota Jayapura ini, oleh Pemprov Papua diberikan uang lelah sebagai wujud apresiasi atas kinerja yang terus dilakukan dalam penangnana pasien Covid-19.

“Diklat BPSDM di Kotaraja Jayapura disediakan sebagai tempat isolasi bagi warga di Kota Jayapura yang telah dinyatakan reaktif Rapid Test,” tambahnya.

 “Dalam penanganan Covid-19 di Kota Jayapura, kami sudah kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura. Bahkan angka kasus positif di Kota Jayapura telah mencapai 826 kasus, dan kasus sembuh yang telah mencapai 285 kasus. Tidak lain merupakan hasil kolaborasi kerja antara Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura yang luar biasa, sehingga dapat menemukan banyak kasus, serta banyak kasus yang sembuh,” tutupnya. (gr/nat)