Bupati Yuni: 70% Jadi Keterwakilan Masyarakat OAP

MULIA-Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.IP, MM selaku PPK didampingi Sekretaris Daerah Tumiran, S.Sos, M.AP selaku Ketua Baperjakat  melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 469 orang pejabat di lingkungan Pemkab Puncak Jaya. Pelantikan digelar di lapangan terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan , di alun-alun Kota Baru Pagaleme, Selasa (31/8)  pagi. 

  Jumlah yang sangat fantastis dengan memakan waktu yang cukup lama, namun prosesi sakral pelantikan berlangsung khidmat. Meskipun panas matahari menyengat, peserta dan segenap masyarakat sangat antusias mengikuti jalannya acara yang dihelat BKPPD dan Bagian Prokompim Setda. 

  Hadir dalam tenda tamu Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley, S.Sos, M. Si, Wakapolres Puncak Jaya Kompol Irianto Jhon, Pasiter Kodim 1714/PJ Kapt. Inf. Indra Siswanto bersama Ketua KPUD Darius Wonda. Hadir pula Ketua DWP Ny. Manikem, S. Sos, M. AP,  Ketua Klasis GIDI Pdt. Telius Wonda bersama Kepala OPD dan pejabat Eselon II dan III, serta tamu undangan lainnya.  

  “Perlu disadari bahwa pelantikan kali ini tampak berbeda dengan pelantikan Eselon II dan III serta kepala distrik sebelumnya. Kali ini 469 pejabat kita tidak lantik dalam ruang tertutup, tapi   terbuka di Alun-alun Pagaleme agar seluruh masyarakat menyaksikan langsung saudara-saudara yang ada di depan saya mengambil sumpah/janji serta siap memikul tanggung jawab. Untuk itu cara berpakaian, berperilaku harus menunjukkan perubahan sebagai seorang pejabat” ucap Bupati.

   Perlu diketahui, sesuai dengan Undang-undang Nomor 5/ 2014 tentang Manajemen ASN, bahwa yang dimaksud dengan pejabat ada 3 kelompok. Yang pertama Jabatan Administrasi, Jabatan Fungsional, dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. “Mereka yang dilantik hari ini adalah jabatan Pengawas yang mulai dengan perlahan-lahan mulai menerapkan aturan manajemen ASN baru.” ungkap Bupati Yuni.

  Yang menarik kali ini, Bupati mengungkapkan bahwa pejabat yang dilantik hari ini adalah ASN terpilih dari 2.623 ASN. Bahkan terdapat pegawai yang baru atau CPNS melaksanakan latsar/Diklat prajabatan formasi 2013 telah ikut dilantik pada hari ini. Untuk itu sebagai pejabat yang telah dilantik harus memiliki semangat dan motivasi yang baru.

   Usai kegiatan, Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Puncak Jaya di usia ke 24 tahun  membutuhkan Aparatur Sipil Negara yang handal terutama pada jabatan administrasi. “Mereka punya tugas bagaimana penataan Administrasi yang baik di OPD maupun di distrik dan juga mereka dapat memberikan saran dan pendapat kepada pimpinan dalam mengambil kebijakan untuk pelayanan dalam OPD” tuturnya.

  Bupati menerangkan dalam masa kepemimpinannya yang telah menjelang 4 Tahun, mutasi jabatan baik promosi maupun pergeseran adalah hal yang biasa dalam dunia organisasi terutama dunia birokrasi. Untuk itu kurang lebih 469 pejabat pengawas yang dilantik hari ini adalah putra/i terbaik yang berasal dari keterwakilan distrik – distrik di Kabupaten Puncak Jaya. 

  “Di sini kami (dalam promosi) tidak membedakan ras, suku, agama dan golongan tetapi sebagai warga negara yang menghargai dan mengabdi ditempat ini. OAP maupun non OAP jumlah kurang lebih yang dibacakan di SK hampir 30% dan 70% untuk OAP sehingga harapan kami siapapun yang mengabdi di tempat ini dia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam meningkatkan kinerja” ucap Bupati.

   Bupati berpesan kepada staf yang belum mendapat kesempatan untuk lebih bersabar. Karena kedepan akan dilakukan pelantikan di putaran berikutnya, sehingga dengan harapan staf yang ada memenuhi pangkat, golongan, kemudian pengabdiannya akan dipertimbangkan dalam jabatan-jabatan tertentu. (humas/tri)