TABUH TIFA: Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, SIP., menabuh tifa saat membuka Kejuaraan Terbuka Karate Pangdam Cup 2019 di GOR Waringin, Kotaraja, Distrik Abepura, Kamis (11/7). ( FOTO : Takim/Cepos)

Danrem 172/PWY: Kita Siapkan Atlet Berpotensi Menuju PON 2020

JAYAPURA-Komando Resort Militer 172/Praja Wira Yakthi atau Korem 172/Praja Wira kembali mengelar Kejuaraan Karate Terbuka Tahun 2019 yang memperebutkan Piala Pangdam XVII/Cenderawasih di GOR Waringin, Kotaraja, Distrik Abepura, Kamis (11/7).

Kejuaraan yang diikuti 456 karateka yang berasal dari 36 kontingen dari Provinsi Papua dan Papua Barat, dibuka secara resmi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI  Yosua Pandit Sembiring, SIP. 

Kejuaraan yang akan berlangsung tiga hari ini,  mempertandingkan Kelas Pra Pemula Usia  10-11 tahun, Kelas Pemula Usia  12-13 tahun. Kelas Kadet Usia  14-15 tahun, Kelas Junior Usia 16-17 tahun. Kelas Under 21 Usia 17-21 tahun, Kelas Senior Usia 22 – 26 tahun dan Veteran Usia +35 – 45 tahun.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI  Yosua Pandit Sembiring, SIP., mengatakan, kejuaraan karate terbuka yang dilaksanakan merupakan salah satu sarana untuk pengembangan prestasi dan menjaring bibit atlet untuk mengikuti PON 2020 mendatang.

“Untuk itu, saya berharap kejuaraan ini dapat menciptakan sebuah pola yang berkesinambungan dengan keterlibatan semua komponen pendukung,” jelas Yosua kepada awak media usai pembukaan di GOR Waringin Kotaraja, Kamis (11/7).

Kejuaraan ini lanjut Pangdam, nantinya bisa melahirkan karateka yang handal dan mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih saya mengucapkan selamat bertanding dan junjung tinggi sportifitas serta jaga nama baik persatuan/perguruan karate dan juga daerah masing- masing,” pintanya.

Selama kejuaraan berlangsung, Pangdam juga mengingatkan seluruh karateka dan official untuk menghormati keputusan wasit dan juri. Sebab hal ini menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi.

Sementara itu, Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan, antusias peserta untuk mengikuti kejuaraan ini sangat tinggi. Tercatat 456 karateka dari 36 kontingen akan berjuang untuk merebutkan Piala Bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih. 

“Kareta yang mengikuti kejuaraan ini berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat serta perwakilan dari TNI-Polri. Sebenarnya kontingen dari Ambon juga antusias ikut, namun mereka terkendala dana,” jelasnya.  

Pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Papua dalam memantau talenta-talenta yang nantinya disiapkan mengikuti PON 2020 mendatang.

“Kita sudah ada MoU dengan Pemprov Papua dalam hal ini instansi terkait untuk mendukung karateka yang memiliki potensi agar dibina menjadi atlet Provinsi Papua,” tuturnya.

“Ini sejalan dengan sub tema yang diambil yaitu Melalui Kejuaraan Karate Piala Bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih tahun 2019, Kita Siapkan Atlet-atlet berpotensi menuju PON 2020,” sambungnya. 

Dalam menggelar kejuaraan ini, Danrem mengatakan, pihaknya melakukan persiapan sejak 4 bulan yang lalu. Rencananya kejuaraan ini baru akan digelar pada bulan Agustus mendatang, namun karena banyaknya kegiatan yang digelar bulan depan, akhirnya diputuskan untuk melaksanakan kejuaraan ini pada tanggal 11-13 Juli 2019.

“Piala Bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih akan diperebutkan oleh kontingen  yang mendapatkan medali emas terbanyak. Juara Umum I, II dan III selain memperoleh Piala tetap Danrem 172/Praja Wira Yakthi juga akan mendapatkan uang pembinaan,” tutupnya.(kim/nat)