SENTANI-Untuk mencegah penyebaran Covid-19  secara menyeluruh di masyarakat,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga melakukan pemeriksaan Rapid Test bagi seluruh Aparat Sipil Negara (ASN)  yang bertugas di lingkungan Pemkab Jayapura.

Tim kesehatan saat melakukan Rapid Test bagi ASN di lingkungan Pemkab Jayapura, Senin (29/6). ( foto: Robert Cepos)

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menjelaskan, Gugus Tugas Covid-19 telah mengagendakan waktu selama tiga  hari untuk melakukan pemeriksaan Rapid Test  khusus terhadap ASN yang bertugas di Kantor Bupati Jayapura.

“Namun partisipasinya masih sangat rendah, Senin, (29/6) itu hanya 40 ASN saja yang ikut,” kata Khairul Lie.

Lanjut dia, dari 40 yang diperiksa, 5 diantaranya reaktif. Meski demikian, 5 ASN yang dinyatakan reaktif ini tidak berarti sudah positif Covid-19. Karena untuk memastikan yang bersangkutan positif Covid-19 harus melalui pemeriksaan swab tenggorokan di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Papua.

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan itu, pihaknya menyiapkan 250 alat Rapid Tess per harinya. Namun di hari pertama tingkat partisipasi ASN masih rendah.

“Mungkin karena kemarin itu hari Senin, jadi banyak ASN yang sibuk. Sehingga yang datang Rapid Test hanya 40 orang saja. Padahal kita mampu untuk periksa 200-250 orang,”katanya.

Ia mengaku, pihaknya berencana akan melibatkan Satpol PP untuk mendorong para ASN mengikuti Rapid Test jika hari kedua dan ketiga partisipasi ASN masih minim. Hal ini penting, guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Jayapura. Apalagi saat ini, ASN sudah mulai kembali bekerja di kantor. (roy/tho)