MERAUKE-Kasus Covid di Kabupaten Merauke terus merangkak naik. Pertanggal 27 Juni 2021, terdapat penambahan pasien terkonfirmasi Covid sebanyak 8 kasus sehingga dari sebelumnya 211 kasus menjadi 219 kasus. Penambahan ini masih didominasi pelaku perjalanan. 

   Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita dihubungi lewat telepon selulernya mengakui bahwa penambahan ini masih didominasi pelaku perjalanan tapi sebagian juga terpapar dari pasien Covid sebelumnya.

   Menurut Nevil, bahwa dari 219 pasien yang menjalani perawatan dan karantina sebagian di RSUD Merauke, Hotel Akat dan juga ada di rumah masing-masing.  Selain terjadi penambahan pasien Covid, juga tercatat 4 orang yang meninggal dunia. Keempat orang yang meninggal dua tersebut adalah pertama seorang perempuan berumur 62 tahun. 

   Datang ke RSUD pada 17 Juni 2021 dengan keluhan nyeri perut dan persendian 1 bulan, badan lemas karena makan sulit, BAB cair, sariawan, penyintas Covid terkonfirmasi positif bulan April, periksa swab TCM pada tanggal 20 Juni hasilnya positif Covid-19 (reinfeksi), Komorbid Cirosis Hepatis, keadaan umum terus menurun sehingga akhirnya pasien meninggal dunia pada tanggal 25 Juni sekitar pukul 21.00 WIT. 

   Kemudian pasien kedua, adalah perempuan, berumur  56 tahun merupakan rujukan dari RS Korem Tanah Miring pada tanggal 25 Juni sekitar pukul 17.00 WIT dengan rapid antigen positif Covid dan desaturasi O2 sebesar 67 persen, cito swab TCM hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19 dan akhirnya pasien meninggal dunia pada tgl 26 Juni 2021 sekitar pukul 06.40 WIT. 

   Kemudian pasien ketiga, seorang perempuan berumur 66 tahun, rujukan dari rumah sakit bunda pengharapan (RSBP) pada  tgl 24 Juni dengan lemas, batuk, sesak, demam 3 hari, mual muntah dan komorbid DM. Tanggal 26 Juni kondisi memburuk, kemudian dilakukan swab TCM di Cito hasilnya terkonfirmasi positif dan akhirnya pasien meninggal dunia pada Sabtu (26/6) sekitar pukul 17.33 WIT. 

    Kemudian pasien keempat, adalah seorang laki-laki berumur  64 tahun, rujukan dari DPS pada 11 Juni dengan riwayat demam, batuk dan sesak napas sudah 4 hari, komorbid PPOK, periksa swab TCM hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19, keadaan umum terus menurun sehingga akhirnya pasien meninggal dunia pada Minggu tanggal  27 Juni sekitar pukul 03.39 WIT. 

   Dengan tambahan ini, maka total yang sudah meninggal  secara kumulatif sebanyak 62 orang. Untuk diketahui Jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19  secara kumulatif sebanyak 1.146 kasus. Dari jumlah tersebut 864 diantaranya  dinyatakan sembuh dan yang masih menjalani karantina dan perawatan sebanyak 219 orang. (ulo/tri)