KETERANGAN PERS: Ketua Puslatprov Papua, Irham Woraihan saat memberikan keterangan kepada awak media usai upacara pembukaan Character Building dan AMT tahap kedua di Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (9/9). ( FOTO : Erik / Cepos)

Tahap Kedua Character Building dan AMT Dibuka

JAYAPURA-Sebanyak 200 atlet dari delapan cabang olahraga (Cabor) yang diproyeksikan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020,  kembali menjalani Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT) tahap kedua di Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (9/9).

Sebanyak 200 atlet tersebut akan digembleng selama sepekan oleh tim Dodik Bela Negara Rindam XVII/Cenderawasih dan tim Psikologi  TNI AD. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para atlet yang nantinya turun pada PON XX mendatang mempunyai mental dan disiplin yang baik. Delapan Cabor tersebut yaitu menembak, dayung, muaythai, renang, softball, baseball, gulat dan anggar.

Ketua Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) Papua, Irham Woraihan mengatakan bahwa kegiatan character building dan AMT ini akan dilakukan dalam lima gelombang. Dimana, setiap gelombang berlangsung selama enam hari dengan diikuti sebanyak 200 atlet.

“Ini sesuatu yang baru bagi atlet maupun pelatih. Karena materi yang diberikan oleh Dodik Bela Negara dan tim Psikologi  TNI AD bersentuhan langsung dengan mental, disiplin dan motivasi. Muaranya nanti Papua juara. mindset mereka (atlet) yang kita bentuk yaitu Papua juara,” tegas Irham kepada awak media usai membuka kegiatanb Character Building dan AMT tahap kedua di Rindam XVII Cenderawasih, Senin (9/9) siang kemarin.

Pria yang juga menjabat sebagai Kasdam XVII/Cenderawasih ini menjelaskan, atlet dan pelatih yang ikut gelombang pertama mengusulkan, agar  pelatihan karakter dan motivasi bagi  atlet PON  bisa diperpanjang.   “Setelah selesai mereka minta  saran dari kita untuk diperpanjang. Berarti di situ ada terbangun suatu suasana yang mungkin dapat membahagiakan,” ujarnya

Dirinya mengharapkan, atlet dan pelatih pada gelombang kedua bisa jauh  lebih hebat dari pada gelombang pertama.  “Yang kami sentuh di sini yang  pertama adalah disiplin. Mungkin disiplinnya itu kalau dari materi 100 persen, disiplin itu 25 persen. Sisanya itu adalah 75 persen kita memberikan motivasi muaranya adalah Papua juara,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perbasasi Papua, Jan Jap Ormuseray mengatakan, bahwa kegiatan character building ini sangat baik dalam membina karakter dan mental bagi para atlet jelang pertandingan.

“Karena soal teknik dan taktik serta fisik sudah dibina oleh pelatih, Namum mental bertanding akan dibina melalui kegiatan ini. Mereka akan ditanamkan jiwa militan dengan tujuan Papua menuju prestasi. Sehingga melalui kegiatan ini, jiwa juang sebagai atlet Papua akan kian terasa untuk menuju Papua prestasi. Jadi kami Pengprov cabang olahraga sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Puslatrov Papua,” jelasnya.

Di tempat yang sama, atlet menembak PON XX Papua, Martina mengatakan,  kegiatan character building dan AMT ini sangat baik dalam pembinaan karakter dan juga menjadi kesempatan untuk berbaur dengan para atlet lainnya.

“Kita di cabang olahraga tidak saling kenal, maka dengan kegiatan ini kita saling kenal satu sama lain dan semakin kompak. Harapan kedepan dengan kegiatan ini, kita bisa memberikan prestasi terbaik kepada kontingen Papua di PON XX nanti,” tambahnya.(eri/nat)