Sejumlah penumpang KM. Labobar saat menjalani rapid test antigen saat turun di Pelabuhan Jayapura, Rabu (9/6). ( FOTO: Humas Polresta Jayapura Kota)

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Jayapura masih melakukan pengawasan terhadap penumpang kapal putih yang turun di Pelabuhan Jayapura pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam operasi yustisi yang kembali dilakukan di Pelabuhan Jayapura saat KM. Labobar sandar dan melakukan bongkar muat penumpang dan barang, Satgas Covid-19 Kota Jayapura kembali melakukan razia terhadap penumpang yang turun dari atas kapal, Rabu (9/6) kemarin. 

Seperti yang telah dilakukan dalam operasi yustisi sebelumnya, razia dengan melakukan rapid antigen ini difokuskan pada penumpang yang berasal dari luar Papua. Dari 1.258 penumpang KM. Labobar yang turun di Pelabuhan Jayapura, sebanyak 231 orang menjalani rapid antigen dan hasilnya sebanyak 18 orang penumpang terkonfirmasi positif Covid-19.

Wakapolresta Jayapura Kota, AKBP. Supraptono menyampaikan, sebanyak 18  penumpang yang terkonfirmasi positif rata-rata berasal dari Surabaya dengan tujuan 14 orang tujuan kabupaten Keerom dan empat orang di wilayah Kota Jayapura.

“Untuk langkah-langkah yang diambil tim Covid-19 Kota Jayapura, seluruh penumpang yang positif didata secara akurat melalui KTP dan surat jalan tujuannya. Sehingga kita bisa lakukan mapping (pemetaan) perjalanan mereka sampai tujuan akhir serta telah dilakukan swab PCR,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura menurut Supraptono juga akan memonitor para penumpang yang positif melalui PPKM Mikro RT/RW setempat sehingga mereka (penumpang positif) melakukan isolasi mandiri sambil menunggu perkembangan kesehatan lebih lanjut/hasil swab PCR.

“Keempat orang penumpang yang tujuan Kota Jayapura yang terkonfirmasi positif akan selalu dipantau oleh Satgas Covid-19 terutama dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura,  sedangkan 14 penumpang tujuan Kabupaten Keerom akan diinformasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Keeom untuk dilakukan monitoring secara intensif sehingga mereka juga bisa dapat mengisolasikan diri mereka,” ungkapnya.

Supraptono menambahkan, kegiatan operasi yustisi di Pelabuhan Jayapura akan terus dilakukan guna mencegah secara dini penyebaran Covid-19 terhadap para penumpang yang baru datang dari luar papua tujuan Kota Jayapura.

Kegiatan operasi yustisi penanganan covid-19 dipimpin langsung Wakapolresta Jayapura Kota selaku Ketua Koordinator Penegakkan Hukum AKBP Supraptono didampingi Kasat Pol PP Kota Jayapura Muchsin Ningkeula, Kabag Ops Polresta AKP Langgeng Widodo dengan melibatkan 50 personel aparat gabungan TNI/Polri, Sat Pol PP Kota Jayapura, Dinas Kesehatan, KKP Pelabuhan dan Instansi terkait lainnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, pasca hari raya Idul Fitri, Satgas Covid-19 Kota Jayapura sudah enam kali menggelar operasi yustisi di Pelabuhan Jayapura saat kapal putih masuk. Selama operasi tersebut, sebanyak 1.207 orang penumpang menjalani rapid antigen dan hasilnya 24 orang terkonfirmasi positif Covid-19 (data lihat grafis). (fia/nat)