Tim Medis dari RSUD Yowari saat melakukan pemeriksaan sampel darah melalui Rapid Test bagi warga Pasar Lama beberapa waktu lalu. (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI-Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Manik Sihotang mengatakan, 122 orang yang dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan menggunakan Rapid Test  bagi warga di Pasar Lama Sentani,  hingga saat ini tahapanya baru selesai pengambilan sampel swab tenggorokan.

” Saya sudah telepon dokter yang bertanggung jawab untuk pemeriksaan swab dari 122 orang di Pasar Lama itu, katanya saat ini semuanya sudah diambil swab tenggorokan, tinggal menunggu hasilnya,” kata Edward Manik Sihotang saat dihubungi wartawan di Sentani, Kamis (14/5).

Menurutnya, daftar antrian untuk pemeriksaan PCR bagi masyarakat yang dinyatakan reaktif memang sangat banyak. Namun pihaknya memastikan untuk masyarakat yang berasal dari daerah Pasar Lama tetap diprioritaskan lebih dulu, mengingat daerah itu merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Sehingga upaya pemerintah melalui tim gugus tugas untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini bisa maksimal.

“Daftar antrian PCR ini memang banyak karena alat terbatas. Tapi kita pastikan yang dari Pasar Lama itu duluan karena dikhawatirkan masyarakat yang sudah dinyatakan reaktif itu bisa saja kembali melaksanakan aktivitasnya dan berbaur dengan masyarakat lain,”tandasnya.

Lanjut dia, untuk pemeriksaan PCR ini  harus dilakukan sebanyak dua tahap untuk betul-betul memastikan masyarakat yang sudah dinyatakan reaktif ini betul positif atau negatif Covid-19

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya bahwa daerah Pasar Lama sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura. Hal ini tidak terlepas dari jumlah warga yang dinyatakan positif Covid-19 dari Jalan Mambruk, Pasar Lama itu cukup banyak dari wilayah lainnya di Kabupaten Jayapura.(roy/tho)