dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K)  (FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

Sembuh, Tiga Pasien Covid-19 Dipulangkan Dari RS Bhayangkara

JAYAPURA-Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Papua makin mengkhawatirkan. Pasalnya penambahan pasien positif masih terjadi. Selain itu, daerah yang terinfeksi juga bertambah. 

Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) mengatakan, berdasarkan data terbaru yang diterima pada Selasa (21/4) malam, terdapat penambahan 12 kasus positif di Papua

“Total kasus positif di Papua mencapai 119 kasus. Sementara untuk ODP mencapai 3.715 orang dan PDP mencapai 170 pasien,” ungkap dr. Silwanus Sumule dalam video conference, Selasa (21/4) kemarin.

Dikatakan, dari 12 kasus positif baru ini, ada yang ditemukan di dua kabupaten yang sebelumnya belum terdampak. Dua kabupaten tersebut adalah Biak Numfor dengan dua kasus positif dan Boven Digoel dengan satu kasus positif. Kasus positif di dua daerah baru terdampak itu ditambah satu kasus di Kabupaten Jayapura, lima kasus di Mimika, dua kasus di Keerom, dan satu kasus di Kota Jayapura.

“Dengan 12 penambahan kasus positif baru di Papua, maka total terdapat 119 kasus positif di Papua. Dimana 83 pasien positif di antaranya sedang dirawat, 29 pasien dinyatakan sembuh, dan tujuh pasien meninggal dunia,” tuturnya.

Sementara untuk rincian kasus positif per kabupaten/kota, Kabupaten Mimika menurutnya memiliki 36 kasus positif, 28 pasien di antaranya dirawat, lima pasien sembuh, dan tiga pasien meninggal dunia. Sementara Kota Jayapura terdapat 31 kasus positif, 16 pasien dirawat, 12 pasien sembuh, dan tiga pasien meninggal dunia.

Untuk Kabupaten Jayapura, terdapat 24 kasus positif, 17 pasien dirawat, enam pasien sembuh, dan satu pasien meninggal dunia. Di Merauke diketahui terdapat sembilan kasus positif dengan lima pasien dirawat dan empat pasien dinyatakan sembuh. Di Sarmi, terdapat empat kasus, di mana dua pasien  sedang dirawat dan dua pasien lainnya telah sembuh.

Sementara Kabupaten Keerom memiliki enam kasus positif, Nabire tiga  kasus positif, Biak Numfor dan Jayawijaya masing-masing memiliki dua kasus positif. Sedangkan Mamberamo Tengah dan Boven Digoel masing-masing memiliki satu kasus positif.

“Peningkatan 12 kasus positif ini perlu mendapat perhatian. Sebab, 12 kasus baru ini ada sisi positif dan negatifnya. Dari sisi positif, menunjukkan bahwa petugas kesehatan kita bekerja maksimal dalam mencari, menemukan, dan melakukan tes terhadap masyarakat yang menunjukkan gejala,” tambahnya.

“Sedangkan dari sisi negatif, penambahan 12 kasus ini menujukkan bahwa social distancing maupun physical distancing, serta protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah belum berjalan dengan baik,” sambungnya.

Oleh sebab itu, masyarakat tak henti-hentinya diberikan imbauan untuk dapat melakukan pembatasan sosial dengan sebisa mungkin tinggal di rumah, tidak berkumpul, dan wajib mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

“Masyarakat ada di garda terdepan. Jika angka ini terus naik, maka yang dirawat pun juga bertambah. Rumah sakit kita dipastikan akan kewalahan. Oleh sebab  itu, kita harapkan perhatian seluruh masyarakat untuk terus patuhi semua prosedur ketentuan yang sudah disampaikan pemerintah oleh petugas kesehatan. Hotline kami di 1500 671 aktif terus bagi masyarakat mendapatkan jawaban perihal Covid 19,” pungkasnya.

Sementara itu, kabar bahagia datang dari Rumah Sakit Bhayangkara. Dimana tiga pasien Covid-19 setelah dilakukan perawatan beberapa hari dan dinyatakan sembuh serta diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, Selasa (21/4)

Ketiga orang yang dinyatakan sembuh oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara yakni berinisial M (25), A (46) dan F (36). Dimana ketiga orang tersebut dirawat sejak 8 April 2020 sampai dengan tanggal 21 April 2020.

Karumkit Bhayangkara Polda Papua, dr. Andi Mappaodang mengaku, kesembuhan tiga pasien tersebut merupakan kabar baik.

“Kami sudah melakukan dua kali pemeriksaan Laboratorium dan hasilnya negatif, maka dari itu tiga orang pasien tersebut kami nyatakan sembuh. Semua pasien dalam keadaan baik, pada saat ini sudah tidak ada keluhan,” terangnya.

Lanjutnya, selama dalam masa perawatan, hanya ada satu orang pasien yang ada keluhan yaitu diare dan panas. Itupun hanya beberapa hari saja dan cepat mereda.  “Saat ini, mereka sudah bisa pulang ke rumah masing-masing. Dengan catatan pada saat tiba di rumah harus melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan,” tegasnya.

Sebelumnya, ada enam pasien yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Dimana tiga pasien dinyatakan negatif dan sudah dipulangkan, sedangkan tiga lainnya dalam perawatan dengan kondisi ringan.

Sementara itu, salah satu pasien yang dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang oleh RS. Bhayangkara menyampaikan, selama dalam masa perawatan mereka dilayani dengan baik oleh RS. Bhayangkara. Bahkan diberi support dan semangat sehingga bisa sembuh.

“Terima kasih kepada perawat yang telah merawat kami dengan baik selama di rumah sakit, sehingga kami bisa sembuh dan harapan kami kedepannya bisa memberikan pelayanan serta semangat kepada pasien yang sedang berjuang melawan Covid-19 sehingga bisa sembuh seperti kami,” pungkasnya. (fia/nat)

(gr)