Khairul lie (foto: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Sebanyak 106 pasien positif Covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan melalui metode isolasi Mandiri. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan seluruh pasien yang dirawat melalui isolasi Mandiri ditangani secara baik oleh dokter yang sudah ditugaskan oleh gugus tugas.

“106 pasien ini ada dokternya, jadi 1 dokter itu menangani 10 pasien. Jadi kita bagi,” ungkapnya.

Lanjut dia, selain pendampingan seluruh pasien Covid-19 tanpa gejala yang menjalani program isolasi Mandiri di rumah masing-masing itu, juga mendapatkan pelayanan melalui pemberian vitamin dan obat-obatan berstandar Covid-19. Yang mana  obat-obatan yang diberikan disesuaikan dengan petunjuk standar penanganan terhadap pasien Covid-19.

“Obat-obatan akan disuplai ke setiap pasien yang jalani isolasi Mandiri itu. Jadi semua pengobatan standar Covid-19 mereka dapat,” ungkapnya.

Lanjut dia, dalam penanganannya, setiap pasien yang dinyatakan positif Covid-19, namun tanpa gejala ini juga dilatih dan diberikan petunjuk terkait cara penanganan secara isolasi Mandiri di rumah sesuai standar pelayanan terhadap pasien yang masuk dalam kategori positif Covid-19 tanpa gejala.

“Melalui petugas medis juga setiap pasien yang menjalani isolasi Mandiri di rumah diajarkan bagaimana cara penanganan terhadap keluarga yang menjalani isolasi Mandiri di rumah. Semuanya kita ajarkan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, ada juga 5 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala klinis, saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari.

“Jadi pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Yowari hanya 5 orang,” katanya.

Dia mengakui, pasien positif Covid-19 yang jalani isolasi Mandiri sudah banyak yang dinyatakan sembuh dan menyelesaikan isolasi Mandiri setelah mengikuti petunjuk dan arahan dari tim medis serta patuh terhadap anjuran mengenai penerapan protokol kesehatan selama menjalani isolasi Mandiri. (roy/tho)