Jhon Richard Banua, SE, MSi ( FOTO: Denny/ Cepos )

Satu Orang Lainnya Belum Diketahui Keberadaannya

WAMENA-Satu dari dua orang pasien terkonfirmasi positif Covid -19 dari Kabupaten Yalimo yang menolak untuk masuk pada tempat isolasi yang ada di Jayawijaya dan kabur dari  tempat karantina, akhirnya ditangkap tim gugus tugas di Kabupaten Yalimo bersama 4 orang rekannya yang juga dikarantina karena hasil rapidnya reaktif. Sementara satu orang lainnya belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.

  Ketua Gugus Tugas Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku  sejak pagi Bupati Yalimo   telah melakukan koordinasi dengan pihaknya, bahwa r 5 pasien yang terdiri dari satu orang diantaranya positif terkonfirmasi covid -19 dan 4 orang lainnya hasil rapidnya reaktif sewaktu dijemput di Jayawjaya, telah ditangkap di Kabupaten Yalimo.

  “Ada 5 orang pasien 1 orang positif dan 4 orang reaktif, mereka ini memang kontak dekat dan tadi pagi Bupati Yalimo berkoordinasi untuk mereka ini dikarantina di Jayawijaya dan akan dikirimkan kembali ke Wamena,” ungkapnya Rabu (24/6) kemarin.

   Sementara untuk pasien positif yang lebih dulu kabur dari  tempat karantina yang disiapkan Pemda Yalimo hingga saat ini belum diketahui keberadaannya, namun dari informasi yang berkembang pasien tersebut ada di Kampungnya di Kabupaten Yalimo dan Pemda Yalimo akan melakukan  penjemputan terhadap pasien ini.

   “Satu dari 5 orang itu belum diketahui secara pasti keberadaannya, namun kami serahkan kepada Pemda Yalimo untuk mencari warganya yang sudah positif tersebut, informasinya yang didapatkan dari Pemda Yalimo pasien ini di kampungnya dan akan dicari kesana,”jelas Bupati yagn meminta pasien Yalimo yang dibawa ke Wamena ini harus ikuti SOP yang ada di RSUD Wamena. 

   Pasien  Yalimo ini  dirawat di   RSUD Wamena sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Lapago, dan Pemda Yalimo juga telah memberi dukungan  lewat  Asosiasi Bupati kepada RSUD Wamena, sehingga tim Gugus Tugas Jayawijaya tetap melaksanakan penanganan terhadap pasien dari Yalimo sama dengan warga jayawijaya.

  “Hal yang penting yang kami minta mereka harus taat ikut aturan SOP penanganan Covid di Jayawijaya, untuk tenaga kesehatan tetap akan diambil alih juga oleh tim medis kita di Wamena untuk memberikan perawatan pada mereka,”tuturnya.(jo/tri)